Connect with us

Dampak Sosial Distancing Bagi Ekonomi Masyarakat

Opini

Dampak Sosial Distancing Bagi Ekonomi Masyarakat

Beberapa bulan terakhir ini Indonesia di gegerkan dengan munculnya Covid-19, virus yang muncul pertama kali di salah satu kota yang ada di China, yaitu Wuhan.

Bermula dari kota Wuhan kemudian menyebar luas ke seluruh penjuru dunia termasuk Negara kita saat ini, Indonesia.

Dengan Muncul nya Covid-19 tentu menjadi keresahan tersendiri bagi masyarakat biasa maupun pemerintah.

Dengan virus yang mudah sekali menyebar dengan cepat dan penyebaran nya pun terhitung sangat cepat maka dari itu Pemerintah mengambil sebuah kebijakan yaitu Sosial distancing yang sudah di terapkan sekitar 1 bupan terakhir ini dengan tujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 dan dengan harapan agar segera bisa memutus rantai Covid-19 di Indonesia.

Namun, Dengan kebijakan Sosial Distancing ini menjadi sebuah dilematika bagi masyarakat indonesia, dengan diterapkan nya sosial distancing atau “work from home” ini tentu sangat berimbas bagi mereka yang mata pencahariannya hanya bergantung pada pekerjaan diluar ruangan dan tidak bisa di lakukan dengan “work from home”, misal seperti ojek online, supir angkutan umum, pedagang, pekerja serabutan, buruh, atau pekerjaan yang sistem nya tidak tetap dan harus dilakukan diluar ruangan.

Hal ini dikarenakan mereka mendapatkan upah atau gaji ketika selesai melakukan sebuah pekerjaan untuk seseorang, dan jika sistem sosial distancing ini berlangsung lama maka penghasilan untuk jenis pekerjaan ini akan menurun drastis dan membuat perekonomian masyarakat itu menjadi merosot dan menjadi tidak produktif.

Dengan begitu mereka tidak cukup mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari baik untuk kebutuhan pokok maupun kebutuhan yang lainnya.

Mungkin untuk sebagian pegawai atau mereka yang bekerja di sebuah Instansi pemerintah dengan gaji tetap tidak akan terlalu merasakan dampak dari sosial distancing ini, mereka tetap menerima gaji meskipun beredar isu mengenai pemotongan tunjangan-tunjangan yang biasanya diberikan, tetapi mereka tetap mendapat gaji dari pemerintah.

Dan hal ini tentu jauh lebih baik di bandingkan nasib mereka yang bekerja dengan sistem upah atau gaji perhari tadi.

Maka dari itu sebenarnya sistem Sosial distancing ini ada baiknya yaitu untuk melakukan pemutusan rantai Covid-19 akan tetapi untuk sebagian kalangan masyarakat yang kurang mampu dengan jenis pekerjaan seperti yang saya sebutkan tadi tentu sangat memprihatinkan.

Jadi menurut saya, kita sebagai masyarakat harus lebih cerdas dalam mengelola keuangan rumah tangga kita dan harus lebih kreatif lagi dalam menghasilkan penghasilan.

Karna jika hanya berharap bantuan sepenuhnya dari pemerintah pun saya rasa tidak akan bisa, karena yang sama-sama kita ketahui perekonomian Indonesia pun mulai sedikit menurun diakibatkan Pandemi Covid-19 ini. Jadi, kita berdoa saja semoga Pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan kita bisa melakukan aktivitas seperti biasanya..

Penulis : Annisah Mahasiswi UIN STS Jambi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Opini

Advertisement

Trending

Advertisement
To Top