Connect with us

Bahasa Arab Dan Al-Qur’an

Opini

Bahasa Arab Dan Al-Qur’an

Dalam sejarah agama samawi atau agama yang diwahyukan oleh Allah, tidak tedapat kitab suci yang masih asli bahasanya, kecuali al-quran.

Seluruh isi al-quran masih tetap utuh dalam bahasa aslinya. Keaslian dan otentitas ini merupakan mukjizat yang telah Allah janjikan, firman allah “Sungguh kami telah menurunkan adz-zikr (Al-quran), dan kami pula yang benar-benar akan menjaganya” (QS.Al-Hijr:9). Salah satu al-quran terletak dalam aspek bahasa, satra, balaghah,fushah, uslub dan rangkain katanya.

Karena itu, dapat dikatakan bahwa setiap terjemahan al-quran atau alih bahasa dari bahasa arab atau tafsirnya kedalam bahasa lain tidak dapat disebut al-quran. Melainkan hanya dikatakan sebagai terjemahan atau tafsir.

Terjemahan atau tafsiran ini adalah kebutuhan yang sangat utama, namun seseorang tak dapat memahami hanya dari terjemahannya saja, maka harus mempelajari bahasa arab untuk memperdalam islam dari sumber yang asli yaitu al-quran .

Peranan bahasa arab tidak hanya terdapat pada pembelajara al-quran dan hadits, namun bahasa arab yang fenomenal tampak dalam kegiatan keagamaan atau ibadah dalam sehari-hari.

Ungkapan-ungkapan dan bacaan dalam ibadah selalu menggunkan bahasa arab, contoh kecilnya saja seperti adzan dan iqomah yang kedaunya menggunakan bahasa arab.

Pentingnya mengetahui bahasa arab dalam ibadah adalah untuk memahami dan menghayati setiap setiap yang diucapkannya dalam ibadah, agar lebih khusyuk dalam beribadah.

Bahasa arab dan umat islam tidah bisa dipisahkan, mengingat sumber pokok dan hukum ajaran islam berasal dari al-quran dan hadits, apabila kita bis menggunakan bahasa arab, itu memudahkan kita untuk mempelajari keduanya.

Ketika seseorang bisa berbahasa arab maka itu dapat memudahkannya untuk menghafal al-quran, karena akan lebih cepat memahami kata dan maknanya sehingga lebih memudahkannya dalam penghafalan, disbanding orang yang belum bisa berbahasa arab.

Dalam hal ini apabila kita ingin mempelajari lebih tentang kandungan dan makna yang tersurat dan tersirat maka kita harus menguasai bahas arab. Wallahu ’alambisshawab

Penulis : Ahmad Fikri Al-Mahfuzd (Mahasiswa Jurusan PBA UIN STS Jambi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Opini

Advertisement

Trending

Advertisement
To Top