Pembayaran Petugas Rapid Test Covid-19, Dirut RSUD Kolonel Abundjani : Nanti Awal Tahun

SNNJAMBI.COM Merangin – Beredar kabar di beberapa grup media sosial facebook terkait pembiayaan Rapid Test Covid-19 bagi penyelenggara pemilu 9 Desember 2020 yang dikabarkan petugas pemeriksa di tingkat puskesmas belum di bayar oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merangin hingga sekrang.

Seperti yang diketahui Rapid Test Covid-19 ini dilakukan terhadap Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di setiap TPS, Panitia Pemungutan Suara (PPS) tiap Kelurahan/Desa dan Stap Sekretariat, serta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan beserta stap sekretariat PPK di setiap Kecamatan.

Menanggapi kabar yang berkembang tersebut Ketua KPU Kabupaten Merangin, Iron Sahroni menyampaikan, pihaknya sudah melakukan pembayaran dengan rumah sakit Umum RSUD Kolonel Abunjani Kabupaten Merangin, Jum’at (25/12/2020)

“KPU sudah membayar kerumah sakit, selanjutnya rumah sakit yang menyelesaikan ke bawah, ke bawah bukan lagi urusan KPU,” Kata Iron

Kewajiban KPU tambah Iron Sahroni, hanya membayar ke pihak ketiga yg di ikat dengan kerjasama MOU, terkait pembayaran bukan KPU yang membayar ke puskesmas-puskesma.

“Kewajiban KPU hanya membayar ke pihak ketiga yang di ikat dengan MOU, bukan KPU yang membayar ke Puskesmas dan perangkat terbawah, itu kewajibannya rumah sakit, administrasi dan keuangannya sudah di selesaikan,” Jelasnya

Dalam kegiatan Rapid Test Covid-19 ini terangnya, KPU wajib merapid semua petugas penyelenggara di setiap tingkatan agar terhindar dari wabah covid-19, dari Kabupaten sampai ke tingkat KPPS di Kelurahan/Desa.

“Untuk merapid petugas tersebut, KPU bekerjasama dgn rumah sakit, di ikat dgn MOU, KPU membayar kerumah sakit degan ketentuan yg di sepakati kedua belah pihak, KPU sudah selesaikan kewajiban membayar ke rumah sakit, selanjutnya, jika ada item pembiayaan terkait Rapid tersebut, di selesaikan oleh pihak rumah sakit selaku pelaksana kegiatan, bukan KPU,” Jelasnya

Berman Saragih Direktur RSUD Kolonel Abundjani Merangin saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya menjelaskan, keuangan baru dibayar kemarin tanggal 23 Desember 2020 besoknya sudah libur jadi untuk pembayaran dilakukan bulan depan.

“Ya belum dibayar, orang baru dibayar kemaren kok, macamano bayarnyo, kemarin dibayar tanggal 23 besoknya udah libur, itu di bayar bulan depan itu,” Kata Berman, Senen (28/12/2020)

Sistim keuangan jelas berman tidak bisa nagih sudah tutup pembukuan, jadi ya nanti di awal tahun tinggal beberapa hari lagi.

“Sistim keuangan kami kan udah di tutup tanggal 18 jadi tidak bisa lagi, kegiatan keuangan itu tanggal 18 sudah tutup jadi tidak bisa lagi bayar apa segala macam, nanti di awal tahun,” Tutupnya (Red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *