Kapolres Muaro Jambi Berikan Solusi Polemik Pertamina dan Warga Sungai Gelam

SNNJAMBI.COM Muaro Jambi – AKBP Ardiyanto, SIK MH Kapolres Muaro Jambi berikan solusi terkait polemik pengeboran minyak yang dilakukan pertamina di sungai gelam Muaro Jambi.

Polemik pengeboran minyak yang di lakukan pertamina di Sungai Gelam ini belum selesai dan rupanya terus berlanjut, hingga di lakukan pertemuan dengan pihak terkait di Polres Muaro Jambi, Rabu (30/12/2020).

Dalam pertemuan diskusi itu turut hadir, Sekretaris Daerah Muaro Jambi, Kadis PUPR, pihak Pertamina Himawan Djatmiko sebagai legal dan relation manajer, serta Ari Rahmadi sebagai legal dan Relation, Tokoh masyarakat dan Kades Talang Belido, dan Kerinci.

Usai mendengarkan beberapa penjelasan dari Tokoh Masyarakat dan Pihak Pertamina, akhirnya polemik ini temukan solusi. Di mana, pihak pertamina di minta untuk melakukan aksi, dengan membuat surat yang di ajukan ke Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

Selanjutnya, surat yang sudah di buat tersebut, akan di teruskan ke SKK Migas, dan Pertamina pusat untuk melakukan pertemuan lebih lanjut terkait persoalan yang terjadi.

Baca juga : Gelar Konferensi Pers, Kapolres Muaro Jambi : Jangan Ada Kerumunan

“Jadi nanti saya minta Pertamina EP Asset 1 Jambi, ajukan surat ke Pemkab, biar di sampaikan ke pusat. Nanti kita lakukan pertemuan lagi, baik secara zoom meeting maupun langsung ke Jakarta,” kata AKBP Ardiyanto Kapolres Muaro Jambi

Sementara itu ia meminta kepada masyarakat Desa Talang Belido dan Kerinci, untuk tidak menghentikan aktivitas pertamina lagi ke depannya sampai menunggu proses tindak lanjut ini.

Baca juga : Kapolres Muaro Jambi Pimpin Konferensi Pers Akhir Tahun 2020

“Kami juga minta pada Masyarakat tidak menghentikan dulu aktivitas pengerjaan pertamina, seraya menunggu proses ini selsai,” Jelasnya

Hingga saat ini, diskusi pihak pertamina, masyarakat dan pihak terkait masih berlangsung di Mapolres Muaro Jambi dan akan dilanjutkan pertemuan dengan wagra sungai gelam di kantor camat untuk memberikan pemahaman terkait polemik tersebut. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *