Harga Cabe Mahal, Disperindag : Sudah Kami Normalkan

SNNJAMBI.COM Jambi – Pada perayaan tahun baru 2021 harga kebutuhan pokok cabe di Provinsi Jambi mengalami kenaikan harga, beda dengan harga-harga sebeulmnya.

Rosnifa Pelaksana tugas (PLT) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi saat dikonfirmasi menjelaskan, kenaikan harga cabe di sebabkan stok yang kurang atau memakai stok cabe yang lama.

Baca juga : HUT Ke-64 Provinsi Jambi, Disperindag Luncurkan E-commerce Belanjo

“Petani kita atau pengiriman dari luar tidak ada jadi masih memakai stok cabe yang lama, makanya pada tanggal 1, 2 harganya tinggi, namuh hari ini sudah turun harganya, sudah 65.000 per kg, kalau cabe sudah kami normal kan, cabe besar normal, cabe kecil sudah 65.000 per kg, cabe kriting merah itu 55.000 per kg sudah harganya, sudah kemabli normal,” Kata Rosnifa. Senen (4/1/2021)

Untuk sekrang jelasnya, kemungkinan untuk harga kedelai yang mengalami kenaikan harga.

“Harga kedelai jadi 9.200, 9.300.per kg, namun stoknya ada, biasanya 7000 per kg, namun untuk produksi tempe, mereka mengurangi ukuran untuk harganya tetap, yang tadi beratnya 1 kg di jual Rp. 7000 per kg, sekarang jadi 800 gram/on, harga tetap Rp. 7000 per kg, harga tetap,” terangnya

Beda dengan tahun, tahu harganya dinaikkan, karna tahun tidak bisa dikecilkan, untuk bahan baku tempe dan tahun semua masih tersedia, semua masih produksi. Tutupnya (red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *