Rusdi Anggota DPRD Provinsi Jambi Apresiasi Langkah Kapolda Berantas PETI

 Rusdi Anggota DPRD Provinsi Jambi Apresiasi Langkah Kapolda Berantas PETI

SNNJAMBI.COM Jambi – Rusdi Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi apresiasi langkah Kapolda Jambi dalam upaya memberantas aktifitas tambang ilegal atau PETI yang ada di Wilayah Provinsi Jambi.

Dijelaskan Rusdi, Kapolda saat ini sangat luar biasa niatnya dalam membasmi aktifitas PETI yang merusak lingkungan, terutama merusak aliran sungai-sungai yang dulunya jernih sekarang jadi keruh.

“Jika ini tidak diberantas akibatnya sungai batang hari bisa tercemar, jika aktifitas peti diberantas pasti aliran air sungai batanghari tidak terlalu kotor, bahkan bersih,” Kata Rusdi saat dijumpai di ruang kerjanya di Komisi III DPRD Provinsi Jambi. Kamis (11/2/2021)

Liatlah sekarang jelasnya, sungai Batanghari, sudah keruh, ikanpun tidak sanggup hidup dengan kondisi air yang seperti itu, itukan apalagi menggunakan air raksa.

ia sangat mendukung langkah yang dilakukan pihak kepolisian dalam memberantas aktifitas aktifitas PETI yang merusak lingkungan.

“Tidak menutup kemungkinan bagi yang memiliki izin tidak bisa kita berantas, izin juga dikeluarkan pemerintah juga, sementara masyarakat setempat kalau tidak izin, bisa jadi banyak pengangguran, mungkin tekniknya lagi dirobah, bagaimana tidak mencemari lingkungan, ini yang perlu di cari solusinya,” Jelasnya

Kemudian tambahnya, jika sama sekali aktifitas ini kita hilangkan, yang kita pahami masyarakat banyak juga ngangur di sekitar situ, hilang mata pencariannya, banyak lah pengangguran.

Jadi kalau saran saya, “Kalau memang ada izin, jadi di usahakan masyarakat setempat yang kelola, jangan yang pendatang dari Provinsi lain nyari emas ditempatkan tersebut,” Tegasnya

Jika aturan dari undang-undang itu PETI memang harus dihilangkan sama sekali, mau tidak mau memang harus diberantas.

“kalau memang tidak boleh, ya warga harus cari pekerjaan lain, karna jujur dari aktifitas PETI itu dampak lingkungannya terutama daerah sungai parah nian, liatlah contohnya sungai Batanghari sampailah di kota Jambi, iarnya sudah kuning nian, terutama kita liat di Merangin, Sarolangun airnya keruh seperti tanah liat.” Tutupnya (red/pa)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *