Wabub BBS Hadiri Study Banding Gapoktan Porang BTR Kampar Riau Dengan Komunitas Porang Berasap Muaro Jambi

 Wabub BBS Hadiri Study Banding Gapoktan Porang BTR Kampar Riau Dengan Komunitas Porang Berasap Muaro Jambi

SNNJAMBI.COM, Muaro Jambi,- Wakil Bupati Muaro jambi Bambang Bayu Suseno (BBS) hadiri dan sambut rombongan kelompok Budidaya Petani Porang, Gabungan kelompok tani (Gapoktan) Porang Tapung Raya (PTR) dari kabupaten Kampar provinsi Riau dan Pihak PT.UPN yang melaksanakan Study Banding bersama Komunitas Porang berasap Kabupaten Muaro jambi.bertempat di Rt.05 desa Bakung kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro jambi pada Sabtu Siang (13/2/2021).

Wakil Bupati BBS juga merupakan sebagai pembina komunitas porang Berasap Muaro jambi,dalam acara ini juga turut hadir Kabag humas protokol pemerintah Muaro jambi Joni beserta staf, Kepala desa Bakung Fahmi, Ketua komunitas Porang Berasap Suparman beserta seluruh anggotanya.tokoh Masyarakat, tokoh adat bersama puluhan warga desa Bakung.

Isrohmad Wakil ketua gapoktan PTR desa Sumber Makmur kecamatan Tapung kabupaten Kampar provinsi Riau, mengaku sangat berterimakasih serta bersyukur setelah sebelumnya Ia beserta rombongan di ajak berkeliling untuk melihat perkebunan milik petani yang ada di kecamatan maro sebo.

Isrohmad mengatakan, selain bersilaturahmi ia beserta rombongan sebagai petani pemula Ia juga ingin belajar cara membudidayakan porang dari komunitas petani yang ada di kabupaten muaro jambi agar hasilnya nanti bisa lebih maksimal

“Saya sangat berterimakasih serta mengapresiasi kepada petani porang Muaro jambi, perkembangan budidaya tanaman porang di muaro jambi ini sangatlah luar biasa sekali,dan kami banyak mendapat masukan ilmu-ilmu didalam penerapan cara budidaya porang ini.dan apa yang kami peroleh dari petani porang muaro jambi akan kami aplikasikan di daerah kami nantinya.”Kata Isrohmad.

Baca juga : Turun Reses Ulil Amri Anggota DPRD Fraksi PAN Serap Aspirasi Masyarakat Jaluko Muaro Jambi

Sementara itu Supriono ketua divisi pengembangan porang dari PT Unggul Puspa Negara (UPN) yang juga ikut hadir pada acara study banding itu dalam sambutannya mengatakan, jika pihak PT UPN siap bersinergi dengan seluruh Gapoktan, komunitas petani porang yang ada di kabupaten Muaro jambi, yang mana nantinya hasil produksi porang dari muaro jambi siap di tampung oleh pihak PT. UPN dari Riau.

“Pada 2021 ini di Riau akan mendirikan pabrik porang dengan kapasitas 200 ton per hari, setelah melihat budidaya porang di muaro jambi sangat berpotensi maka kami sangat berharap agar petani porang dapat bekerjasama dengan PT UPN kami siap menjamin untuk menampung porang dari Muaro jambi dengan sistem Kontrak harga tinggi. “Ungkap Supriono.

Baca juga : Pengurus HMI Batang Hari Periode 2021-2022 Resmi Dilantik

BBS dalam kata sambutannya menyampaikan,rasa syukurnya meskipun di tengah wabah Covid-19 aktifitas masih bisa berlanjut, terutama dalam membangun kekuatan ekonomi masyarakat melalui komunitas petani porang berasap muaro jambi.

“Saya ucapkan terimakasih dan selamat datang atas kehadiran saudara-saudara dari kampar mendatangi komunitas porang bersap muaro jambi.dan sepertinya setelah mendengar penjelasan saudaraku dari kampar sepertinya hari ini kita tidak lagi study Banding melainkan sudah bisa Joint Market.” Ucap BBS.

Kemudian BBS menjelaskan jika porang merupakan tidak hanya sebagai komoditas tanaman pengganti pangan (makanan pokok) akan tetapi multiguna yang mana hasilnya dari bertani porang benar-benar dapat di manfaatkan secara maksimal seperti untuk makanan pendamping, alat kosmetik dan juga sebagai bahan membuat lem.

“Porang ini pangsa pasarnya sangat menjanjikan,tanaman ini paling banyak di minati oleh negara luar, seperti Jepang,korea,china,dan Tiongkok.dan sudah teruji bahwa komoditas pengganti pangan ini menjadi primadona baru.” Ungkap BBS.

Kepada masyarakat kabupaten muaro jambi BBS juga menyampaikan hendaklah dapat menganalisa budidaya tanaman yang secara ekonomis harus menguntungkan. analisa biaya budidaya yang kecil dan budidaya porang merupakan solusi.

“Budidaya Komoditi Porang ini sangat menjanjikan kepada kepala desa agar dapat nenghimpun membina serta mengkoordinir petani porang yang ada di desa masing-masing, di wilayah muaro jambi.bisa dengan alokasi BUMDES,” Pungkas BBS.

Sementara itu Wakil Ketua Komunitas Porang Berasap kabupaten Muaro jambi Aji mengatakan di Muaro jambi sudah ada sekitar seluas 20 Hektar lahan perkebunan Porang yang lahannya tersebar di beberapa kecamatan, dan saat ini semua petani porang yang ada di kabupaten muaro jambi masih mengelola budidaya Porang hanya secara swadaya (mandiri), mereka butuh support dari pemerintah daerah,baik tingkat kabupaten, kecamatan maupun tingkat pemerintah desa.

“Saat ini kami mengelola secara swadaya, kami sangat membutuhkan bantuan dari pihak terkait, seperti bantuan Traktor dan alat pertanian lainnya dari Dinas pertanian, kami sudah beberapa kali berkoordinasi dengan pihak dinas pertanian muaro jambi ingin mengajukan proposal bantuan alat namun belum di redpon dan belum terealisasi” Sebut Aji Susanto.

(Adi).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *